GOWA.INIMAKASSAR.COM – Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Kordinasi Pengawas dengan Kabid Pendidikan Madrasah Sulawesi Selatan (KPK) II pada Senin (27/7/2026). Dihadiri langsung oleh ketua Pokjawas Madrasah Nasional, Syamsuddin Rasyid.
Kehadiran sosok nomor satu di Pokjawas Madrasah Nasional ini memberikan suntikan motivasi sekaligus arah baru bagi para pengawas madrasah di wilayah Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, Syamsuddin Rasyid menekankan tiga poin krusial yang harus menjadi fokus utama para pengawas madrasah saat ini demi mendongkrak mutu pendidikan keagamaan.
Syamsuddin menegaskan bahwa penguatan Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah sudah tidak bisa ditawar lagi. “Pengawas dituntut mampu mengawal proses pembelajaran agar tidak menjadi formalitas transfer ilmu saja melainkan benar-benar membentuk karakter dan kompetensi siswa yang adaptif terhadap perkembangan zaman.,” tutur Pengawas Madrasah Kemenag Gowa itu.
Terkait tata kelola keuangan, Ketua Pokjawas Nasional mengingatkan pentingnya peran pengawas dalam mendampingi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di madrasah. “Pendampingan harus dilakukan secara ketat dan melekat berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku. Kita harus memastikan pemanfaatan dana BOS tepat sasaran, transparan, dan akuntabel demi menghindari maladministrasi,” tegas Syamsuddin.






